Penguatan Budaya Mutu (Quality Culture) dalam Mewujudkan Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar
Keywords:
Budaya Mutu, Pembelajaran Mendalam, Sekolah Dasar, Kualitas Pendidikan, Berpikir KritisAbstract
Penelitian ini dilandasi oleh urgensi penguatan budaya mutu (quality culture) sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya dalam merespons permasalahan pembelajaran yang masih bersifat dangkal (surface learning) dan belum mampu mengoptimalkan pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis peran budaya mutu dalam mendukung terwujudnya pembelajaran mendalam (deep learning) di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang dilakukan melalui penelaahan berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan dengan fokus kajian. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) guna mengidentifikasi, mengklasifikasikan, serta mensintesis berbagai temuan dari sumber-sumber yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya mutu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas proses maupun hasil pembelajaran, terutama dalam mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih aktif, reflektif, dan bermakna. Selain itu, budaya mutu juga berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperkuat pemahaman konsep, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penguatan budaya mutu merupakan salah satu strategi utama dalam mewujudkan pembelajaran mendalam di sekolah dasar.
References
Asrita, R. (2022). Manajemen mutu pendidikan Islam. Hijri, 11(2), 159–166.
Chaeriah, E. S. (2016). Manajemen berbasis mutu. Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana, 4(2), 90.
Hidayat. (2023). Manajemen Mutu Pendidikan. PT Arr Rad Pratama.
Hidayat, C. (2024). Manajemen Mutu Pendidikan Konsep, Teori dan Implementasi. CV. Kimfa Mandiri.
Kuntoro, A. T. (2019). Manajemen mutu pendidikan Islam. Jurnal Kependidikan, 7(1), 84–97.
Maulana, A., Dian, D., & Jahari, J. (2019). Implementasi manajemen mutu pendidikan di Madrasah Swasta. AL MA’ARIEF: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Budaya, 1(2), 89–96.
Prasojo, L. D. (2016). Maajemen Mutu Pendidikan. UNY Press.
Rahman, N., Suharyati, H., & Herfina, H. (2023). Implementasi manajemen mutu terpadu dalam meningkatkan mutu pendidikan. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 149–161.
Rahmawati, S. N. A., & Supriyanto, A. (2020). Pentingnya Kepemimpinan dan Kerjasama Tim Dalam Implemeentasi Manajemen Mutu Terpadu. JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan), 5(1), 1–9.
Ristianah, N., & Ma’sum, T. (2022). Konsep Manajemen Mutu Pendidikan. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam, 4(01), 45–55.
Solechan, S., Sintasari, B., & Kartiko, A. (2024). Pelatihan peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah melalui manajemen mutu terpadu. An Naf’ah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 84–91.
Sukma, H. S., & Pahrudin, A. (2024). Manajemen mutu pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah di sekolah dan madrasah. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(3), 242–252.
Tanjung, R., Supriani, Y., Mayasari, A., & Arifudin, O. (2022). Manajemen mutu dalam penyelenggaraan pendidikan. Jurnal Pendidikan Glasser, 6(1), 29–36.
Tuala, R. P. (2018). Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah. Lintang Rasi Aksara Books.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tadris Nusantara: Jurnal Pendidikan Agama Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.